Minggu, 30 Oktober 2011

TABUNGAN DI KUBURAN

"Hartamu yang tidak pernah habis adalah yang kau belanjakan di jalan Allah"
Ada sebuah masjid kecil dipinggir jalan, kebutuhan ini harus kutunaikan. Aku sholat di pendopo luar masjid yang sunyi itu. selesai di rakaat terakhir aku tercenung dengan apa yang ada di depanku, sebuah kotak infak yang berbentuk seperti batu nisan kuburan. Bentuknya yang unik seolah-olah mengingatkan jamaah, "hayooo nabung, ini yang akan menemanimu di kuburan nanti"

Aku tersenyum, takmir tidak perlu bikin tulisan himbauan untuk sedekah. Bagi yang terbuka hatinya, kotak infak ini sudah bercerita dengan jelasnya ketika dia diedarkan ketika sedang Jumatan. Seorang guru pernah mengingatkan, “menabunglah engkau disetiap Masjid yang engkau singgahi, kapan saja engkau sholat disitu. Jadikan Masjid itu ladangmu menanam benih pahala, hingga dia akan bercerita untukmu di akhirat sana.” 


Seorang Kyai Nahdlatul Ulama  juga pernah mengingatkan, ada 3 hal yang akan menemani manusia di Kubur sana, yaitu : Doa anak yang Sholeh, Ilmu yang Bermanfaat yang diajarkan, dan Amal Jariyah. Hanya itu saja ternyata. Sebelum amal sholeh dihisab, tiga hal itu yang pertama menemani di Alam Kubur.

Aaah, semoga Pak Kyai benar, menabung di Masjid yang dikunjungi bisa menjadi sedekah dan amal jariyah yang menemani di kubur nanti. Aku dan kamu pasti mengerti, di Kubur tidak ada laptop untuk internetan dan Blackberry, sepi hanya kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar